Ford iosis MAX: Keren & Efisien

Kompas.com - 04/03/2009, 18:27 WIB

Salah satu mobil konsep yang layak mendapatkan perhatian khusus pada hari pertama pembukaan Geneva Motor 2009 untuk wartawan  adalah Ford iosis MAX. Di ”booth” Ford, mobil yang satu ini ditampilkan secara khusus.

Sosok dan penampilan iosis MAX memang berbeda.  Cat hijau muda mutiara berkemilau, menggambarkan ciri produk kontemporer. Semua orang yang melihatnya kagum. Rasa ingin memilikinya bergelora. Sayang, sampai pada tahap ke-3, iosis masih tetap konsep.

“Kinetic Design”. Begitu, mobil konsep ini diperkenalkan dengan berbagai fiturnya, rasa kagum dan keinginan untuk mengenalnya lebih intim kian membara. ‘iosis MAX’  tampil dengan konsep benar-benar baru namun tetap menjaga identitas global Ford, yaitu depan gril bagian bawah berbentuk trapesium berukuran besar. Ford menyebutnya “kinetic design”.

Wajah depan yang juga sangat menarik untuk disidik adalah bentuk dari lampu depan tipe proyektor jenis LED. Lampu dengan rangka  tipis ‘mengapung’ di alam bodinya. Logo iosis MAX tampak pula pada bezel lampu yang menimbulkan efek optikal.

Menurut Ford, bila lampu digunakan di siang hari, bagian transparan biru di dalam rumah lampu yang sinar, menciptakan bentuk bulu mata. Bagian tersebut yang mengelilingi ‘mata’ LED  di tengahnya.  Penerangan tambahan lainnya adalah lampu kabut LED yang dipasang di  ujung spoiler depan.

Rasa kagum bertambah  ketika kedua pintu belakang dibuka dengan cara yang tidak biasa, mengayun-bergeser ke belakang. Saat pintu depan dibuka, kekaguman bertambah. Bukan hanya karena interiornya yang keren, tetapi akses ke interior sangat lega. Penumpang dengan ukuran tubuh sepertui pemain sumo pun dijamin bisa masuk dan keluar interior dengan lega. Tak hanya kreatif, juga inovatif!

Tak ada pilar-B sebagai penyangga bagian tengah atau pintu samping belakang. “Lihatlah dari samping. Mirip dengan kupe,” jelas John Fleming, CEO dan Chairman Ford Eropa saat memperkenalkan iosis MAX kepada wartawan yang mengerubungi mobil ini. Di bagian belakang, pilar-C ada bagian dilengkapi dengan penyangga yang disebut Ford “flying buttress”.

MAV. Belum cukup, begitu bukaan pintu belakang diperagakan, rasa kagum makin bertambah. Pertama, yang dibuka kaca belakang saja. Cara ini tampak jauh lebih aman untuk memasukkan barang-barang kecil ke bagasi mobil.

Selanjutnya, pintu belakang dibuka ke atas bersama kaca. Ruang bagasi pun terbuka lebar. Barang berat atau berukuran besar lebih mudah dimuat atau dikeluarkan dari mobil ini. Dengan kemampuan seperti itu, Ford menyebut mobil konsepnya dengan MAV (multi-activity vehicle) kompak masa depan. Mobil yang punya berbagai kemampuan dengan sangat fleksibelitas untuk berbagai keperluan.

Bila melihat postur mobil dari atas, juga muncul rasa kagum. Tak perlu lagi sun atau monroof. Sebagian atap dibuat transparan. Dengan cara ini, mampu menciptakan kesan sangat lega pada interior.

Untuk itu pula  Ford akan menjadikan mobil ini sebagai pantokan buat mobil kompak yang akan di diproduksi di masa akan data secara secara global.

Interior. Melonggok ke interior, spontan keluar ucapan, “Keren banget!” Desainnya tampak sangat  dinamis dan kontemporer. Tak hanya desain interior yang mengalami perubahan, materialnya juga canggih. Jok sangat ramping ban tentu saja enteng.

Panel instrumen menyatu dengan konsol tengah. Pemasangan joknya pun  tidak seperti biasa. Rangka jok dipasang seperti jembatan sehingga penyumpang seakan-akan mengapung di udara.   

Corak abu-abu berkilau hangat dipilih sebagai warna untuk interior iosis Max, melengkapi warna ‘terang’ mutiara eksterior.

Mesin EcoBoost. Mesin yang digunakan pada iosis MAX juga tak kalah menarik. Namun Ford hanya memberi data, kapasitasnya 1,6 liter dan mampu menghasilkan tenaga 180 PS. Hebat! Menurut Ford, mesin dibuat sesuai dengan regulasi Eropa yang makin ketat.

Ford menyebutnya EcoBosst yang diklaim sangat efisien,  irit bahan bakar dan rendah emisi gas buangnya. Fitur tambahan mesin, dilengkapi dengan sistem “Auto-Start-Stop” untuk mencegah energi jangan terbuang percuma.

Untuk memindahkan tenaga mesin ke roda, Ford mengandalkan transmisi dual clutch, yang disebutnya “Powershift”.  Transmisi yang sudah digunakan Ford pada berbagai produknya di pasarkan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, yaitu Ford Focus.

Mobil Konsep ‘iosis MAX’ adalah seri ketiga  dari konsep iosis yang dibuat Ford. Versi pertama diperkenalkan pada 2005 di Frankfurt Motor Show. Versi kedua muncul setahun kemudian, 2006 di Paris Motor Show yang disebut ‘iosis X’ dengan format crossover 5 pintu. Kini, iosis MAX  bertransformasi menjadi MAV dengan kemampuan dan  fleksibelitas makin beragam.   

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau